TRUE DETECTIVE

TRUE DETECTIVE

Identifikasi Bahasa Tubuh, 3 Hal yang Menunjukkan Rasa Bosan

Posted by


Sebenarnya saya merasa agak aneh. Ketika saya melakukan riset kata kunci mengenai bahasa tubuh/body language di Google Adwords,  hanya sedikit sekali orang Indonesia melakukan searching di google menggunakan kata/frase ini. Padahal, kemampuan untuk mengidentifikasi bahasa tubuh sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Apabila mampu dipraktekkan, kemampuan membaca bahasa tubuh atau body language akan banyak berguna dalam bisnis, negosiasi, mencegah kejahatan, penyelidikan dan memperbaiki hubungan dengan keluarga. Kemampuan inilah yang disebut dengan social skill, keterampilan yang akan meningkatkan kemampuan kita dalam berkomunikasi dan  bersosialisasi dengan orang lain.

Dengan latar belakang tersebut, maka saya ingin menuliskan beberapa artikel mengenai identifikasi bahasa tubuh spesifik dan dimulai dengan bahasa tubuh yang menandakan kebosanan pada artikel ini.

Bosan adalah perilaku yang terjadi dikarenakan kita melakukan hal yang sama terus menerus atau menunggu terlalu lama. Perilaku rasa bosan ini, umumnya bisa kita lihat di tempat-tempat umum, dimana kita harus menunggu seperti di halte, pinggir jalan, restauran, atau tempat-tempat lainnya. Terdapat beberapa indikasi yang menunjukkan kebosanan. Berikut adalah ciri-cirinya:

1.    Mikroekspresi

Orang yang sedang mengalami rasa bosan memiliki ekspresi wajah dengan kelopak mata yang agak turun seperti orang yang mengantuk (atau mungkin malah mengantuk sungguhan). Umumnya, kita akan sering melihat ekspresi ini di sekeliling kita ketika kita sedang mendengarkan pidato yang cukup panjang atau  ceramah guru di dalam kelas. Oleh karena itu, saya sarankan untuk yang sering berpidato tambahkan lelucon-lelucon segar, tambahkan emosi-emosi spesifik, atau persingkat pidatonya supaya audiens tidak memiliki ekspresi ini. Kadang orang yang memiliki ekspresi ini terlihat melakukan beberapa helaan nafas.

Pada beberapa kasus apabila kita sedang berbicara pada teman-teman kita lalu kemudian kita melihat ekspresi ini pada salah seorang dari mereka, maka kemungkinan anda membicarakan sesuatu yang sudah sering dia dengarkan secara berulang-ulang (hingga dia bosan/muak mendengarnya). Maka saya sarankan untuk mengenali konten dan isi kalimat yang membuatnya memberikan ekspresi tersebut, sehingga dia tidak merasa bosan dengan isi pembicaraan anda. Pada kasus lain, ketika kita berbicara pada orang lain mengenai suatu topik, dan dia mengeluarkan ekspresi ini plus mengecilnya bentuk bibir/memalingkan muka, maka tidak hanya dia merasa bosan dengan perkataan anda, namun dia juga merasa tertekan akibat perkataan tersebut.

Ekspresi rasa bosan ini hanya akan muncul sepersekian detik ketika anda sedang berinteraksi dengan seseorang (kadang cukup lama). Karena itulah, anda harus berupaya pada sepersekian detik tersebut untuk mampu mengidentifikasi dan mengenali ekspresi ini apabila ingin kehidupan sosial anda jauh lebih baik. Saya sarankan untuk melatih kemampuan ini, silahkan download aplikasi melatih mikroekspresi di Google Play atau di App Store.

2.    Gestur
Gestur adalah gerak atau isyarat yang dikeluarkan oleh anggota tubuh kita. Ada beberapa gestur yang menunjukkan kalau seseorang sedang merasa bosan atau tidak. Berikut adalah gestur-gestur tesebut:

a.    Penyangga Dagu


Salah satu gestur yang paling mencerminkan perasaan bosan adalah gestur menyangga dagu. Apabila anda sedang wawancara kerja atau sedang melakukan presentasi yang menentukan hidup dan mati anda, maka hati-hati apabila melihat gestur ini pada orang-orang penting di depan anda. Apabila anda melihat gestur ini, sebisa mungkin buat suasana menjadi segar kembali dengan candaan-candaan cerdas atau penjelasan yang simpel. Gestur ini bisa dilakukan karena ada tempat menyandar horizontal seperti meja atau tempat menyandar lain yang membuat audiens menopangkan dagunya. Jadi harap bedakan dengan gestur “memegang dagu” yang tidak memerlukan sandaran dan memiliki arti yang berbeda.

b.    Ketukan Jari 


Ketukan jari adalah salah satu indikasi bahasa tubuh yang menunjukkan jika seseorang merasa tidak sabar menunggu. Gestur ketukan jari ini, biasanya memang sering dilihat di tempat di mana kita mesti menunggu lama seperti di klinik, antrian tiket, atau menunggu giliran wawancara pekerjaan. Apabila kita melihat ketukan jari yang dilakukan sambil menyilangkan tangan, maka kemungkinan hal ini menunjukkan emosi yang negatif dan lebih menunjukkan sifat kesal daripada bosan. Namun apabila kita melihat hal ini selain saat menyilangkan tangan, maka kemungkinan dia luar biasa gugup. Apalagi jika ditambah dengan mengecilnya bentuk bibir yang menunjukkan tekanan. Peristiwa  ini bisa dilihat jelas di tempat tertentu seperti di ruang menunggu wawancara pekerjaan. Di era modern seperti sekarang, teknik ketukan jari ini dilampiaskan pada penggunaan HP/gadget di saat menunggu.

c.    Tarian Tap

Gestur ini disebut tarian tap karena karena saat kita melakukannya kita seperti melakukan tarian tap. Kalian tahu kan tarian tap? Tarian ini adalah tarian dimana kita menggunakan sepatu khusus dan mengetuk-ketukan kaki kita ke lantai sehingga bunyi-bunyi unik tertentu bisa terdengar di lantai. Dan gestur dimana kita mengetuk-ketukan kaki kita ini, memang mirip sekali dengan tarian tap. Sama seperti saat melakukan ketukan jari, gestur tarian tap menunjukkan rasa tidak sabar dan gugup atau bahkan kesal. Yang jelas, ketika kita mengamati gestur ini, amati juga bahasa tubuh lainnya seperti saat kita memperhatikan gestur ketukan jari.

d.    Penyangga Badan

Gestur penyangga badan, muncul pada kondisi dimana kita duduk di lantai. Gestur ini merupakan improvisasi dari teknik menyender (lihat pada bagian postur), dan muncul akibat melakukan postur yang sama dalam waktu yang lama.

   
3.    Postur Menyender

Postur adalah sikap tubuh seseorang. Ada beberapa gestur tertentu yang menandakan seseorang sedang bosan atau tidak. Namun, postur yang paling terlihat jelas adalah postur menyender. Entah itu ke samping, depan, ataupun belakang hal ini sangatlah jelas apabila melihat ekspresi mereka. Sikap menyender, muncul akibat lelah melakukan suatu postur tubuh tertentu dalam waktu yang lama. Anda akan banyak melihat hal ini pada orang yang sedang menunggu angkutan umum di halte, atau orang yang menunggu dijemput. Gesture menyangga dagu dan menyangga badan merupakan gestur-gestur yang muncul karena tidak adanya tempat menyandar sehingga kita melakukan improvisasi untuk mengistirahatkan tubuh kita.



FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 06.34.00

2 komentar:

  1. Yups betul sekali gan. Saya juga merasa seperti itu ketika merasa bosan.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Google+ Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Pencarian

Bergabung??

Google Follower

Mau Berlangganan? Daftarkan E-mail anda! :-)

* indicates required